Reporter Tribunnews.com Bayu Indra Permana melaporkan-JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Tersangka membakar mobil di Via Vallen. Pied (40 tahun) mengaku sebagai penggemar berat Vianisty atau Sword dan pulang menemuinya. -Via Vallen tidak mempercayainya. Ia percaya bahwa pengarang hanyalah sebuah misteri, perisai, sehingga ia bisa mengasihani dirinya sendiri dan membebaskan penulis dari kendala hukum. Nggak salah, ”ucap Vallen melalui tim media, Minggu (7 Mei 2020).

“ Bukan sekedar fan, dia bisa melakukan apapun yang dia mau, ”Via Say. — Baca: Tidak Seperti Pengalaman Via Vallen, Fans Rebecca Tamara Tidak Pernah Diserang Secara Fisik dan Hanya Berkomentar-Baca: Keluarga Via Vallen Merasa Dihina dan dihina, polisi pun melapor ke Polda Jawa Timur-penulis belum terlihat sampai saat ini, penulis masih dalam pemeriksaan di Polres Sidoarjo. ViaVallen pun mengaku belum pernah melihat penyerangnya .— – “Sejauh ini saya belum melihat dia (pelaku).“ Saya ingin tahu bagaimana kasusnya (ke polisi), ”kata Via Vallen, Minggu (7/5/2020).

Via Vallen juga mendengar tentang mengapa penulis membakar mobil tersebut. “Sayang” berkata bahwa dia tidak dapat mempercayai alasan penulisnya.

Karena apa yang saya katakan kepada polisi dan saudara laki-laki dan perempuannya sangat berbeda. Nah, penulis mengakui bahwa itu karena kesedihan.