Laporan reporter Wartakotalive.com Arie Puji Waluyo-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 tak menghentikan Sworddut Erie Suzan (41) untuk terus berkarya dan mempertahankan eksistensinya di dunia musik. Kali ini, Erie Suzan merilis dua lagu “Bidadari” dan “Ku Bukan Dia”, serta ikut memproduseri lagu Dangdang bersama Rommy Putra. Ini adalah “Keraguan”. Ia sangat senang bisa berkolaborasi dengan Erie Suzan (Erie Suzan) untuk membuat lagu yang diakuinya sebagai idola masa kecil.

“Mba Erie telah menjadi idola saya sejak saya masih kecil. Saya dulu bermimpi menjadi penyanyi seperti Mba Erie. Saya sangat senang bertemu dan bisa melakukan banyak hal,” Jumat (1 8/9/2020) , Ditemani Erie Suzan, berkunjung ke Warta Kota di Palmera, Jakarta Pusat, dan Romi Putra redaksi Tribunnews.

Romi mengatakan bahwa mungkin ia akan bersama Yili pada awalnya Bekerja sama, Yili dikenalkan oleh pencipta lagu lagu pertamanya. Ketika dia mendapat daftar penulis lagu berikutnya, dia ingin ada lagu yang ditulis oleh Erie.

Baca: Rommy Putra rilis single mencurigakan, senior Erie Suzan (Erie Suzan) berkomentar

Bacaan: Sepuluh Tahun Tanpa Duet, Erie Suzan dan Adibal Return

“Tahun 2002, saya mencoba belajar menyanyi dengan lagu Gerimis Melanda Hatinya, Bu Erie Suzan. Lalu, ketika saya fokus pada musik, ada daftar untuk bekerja dengan Bu Erie, dan dia berkata:“ Saya ingin dan harus melakukannya. “-Romi mengaku awalnya Yili menjajaki vocal director Dangdang lagi. Tapi awalnya saya tidak bisa bertemu langsung.

“ Sungguh Bu Yili sibuk sekali. Oleh karena itu, akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke Jakarta untuk bertemu dengan Bu Yili di studio rekaman. “Putra sangat senang, karena kolaborasi dengan Erie Suzan bukanlah proyek lagu satu kali.

” Pada akhirnya, impian saya menjadi penyanyi dan bekerja dengan Erie Suzan (Erie Suzan) menjadi kenyataan, ” Kata Romy Putra.