Laporan reporter Wartakotalive.com Arie Puji Waluyo-TRIBUNNEWS.COM-pembawa acara Roy Kiyoshi diadili kembali pada Rabu (5/8/2020) dalam kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan zat pengubah mental di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan). Sidang sebenarnya sedang berlangsung, dan ada agenda pembelaan atas permintaan jaksa. — Roy Kiyoshi menyaksikan persidangan di Rumah Sakit Ketergantungan Narkoba (RSKO) Cibubur Jakarta Timur.

Baca: Roy Kiyoshi divonis 6 bulan penjara, tolong kembalikan statusnya

“Agenda hari ini adalah pembelaan. Kami meneruskan pembelaan kami agar Roy bisa menerima perawatan rehabilitasi rawat jalan.” Pengacara Luo Yiqing, Yi Di-defender, lanjut Edy, Roy Kiyoshi sudah diminta untuk mengizinkan dia melanjutkan pengobatan rawat jalan karena saya tidak bisa menerima perawatan sendirian.

Membaca: Roy Kiyoshi: Saya benar-benar sakit, saya butuh obat – “Roy butuh keluarga yang harus terus bersamanya,” katanya.

Ini karena Roy menderita tiga penyakit akut dan kronis, yaitu paranoia, insomnia dan gangguan bipolar.

“Karena penyakit ini” Ini sudah ada sejak lama. Jadi, sebenarnya JPU meminta mereka memenjarakan mereka selama enam bulan karena ketiga penyakit itu. Ya, semua penyakit ini saling bertahan lama, ”jelasnya. -Selain itu, Edy Suryono berharap juri tingkat pertama bisa pada 2020. Vonis perkara Roy Kiyoshi dijatuhkan pada sidang vonis yang digelar 12 Agustus lalu

“Saya harap bisa disetujui,” kata Edy Suryono.

Bacaan: Meski sudah direhabilitasi, polisi memastikan Proses hukum Roy Kiyoshi berlanjut

Sebelumnya, Roy Kiyoshi ditangkap Dinas Narkoba Polres Jakarta Selatan di rumahnya di Cengkareng Indah, Jakarta Selatan., Rabu (5 Juni 2020) Dituntut atas dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan zat psikotropika.

Polisi memperolehnya setelah penangkapannya dengan 21 jenis artikel Roy Kiyoshi “Dixi Du dan Psychotropic Drug Du Molide” Bukti.

Dalam persidangan pada 29 Juli 2020, Roy Kiyosho divonis enam bulan penjara, yang dipersingkat oleh penuntut.