Reporter Wartakotalive.com mengabarkan Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bintang film dan sinetron remaja Sandrinna Michelle (13 tahun) kembali bermain tiga bulan kemudian karena pandemi COVID-19 atau virus corona. .

Carly Sandrinna Michelle (Sandrinna Michelle) menerima undangan untuk tampil dalam opera sabun yang bagus atau untuk mengejar ketinggalan dengan pertunjukan yang disebut “Behind High School”.

Sandrina berperan sebagai Wulan, seorang siswa sekolah menengah yang berbicara di usianya dan juga teman siapa pun. Sandrinna Michelle (Sandrinna Michelle) mengatakan pada konferensi pers virtual dengan aktor sinetron “Di Balik Sekolah Menengah Atas” pada Rabu (01/07/2020): “Mungkin terlibat dalam sinetron yang belajar dari sejarah.” 2007 Seorang perempuan kelahiran Serang, Banten, 11 Januari, merasa kesulitan menerima lamaran Wulan.

“Saya tidak pernah berpartisipasi dalam cerita seperti ini lagi. Bagi saya, ini memang tantangan. Karena” Perannya sangat sulit.

Baca: Eksperimen Kimia Rey Bong dan Sandrinna Michele Not Hard Bang di Sinetron SMA

Bacaan: Mischa Chandrawinata Benci Hingga Diludahi Penggemar Sandrinna Michele Not Hard Bang Karakter Sandrinna (Sandrinna Michelle Skornicki) tidak jauh berbeda dengan Ulan, perempuan muda yang suka nongkrong. Seperti Ulan. Ya, Ulan dan Sandrinna adalah orang yang sama, anak-anak yang sangat modern, “ujarnya. menjelaskan. Qian, Sandrinna Michelle (Sandrinna Michelle) mengaku jika sinetron “Di Balik Sekolah Menengah” (Di Belakang Sekolah Menengah) membiarkannya mengambil kursus interaksi sosial untuk teman-temannya. Sandrinna Michelle berkata: “Bagaimanapun, itu harus ditonton. Ada banyak informasi moral, jadi itu membantu saya juga.” Ini adalah kehidupan keluarga dan drama yang dibintangi oleh aktor-aktor berbakat dari seluruh negeri. Drama romantis remaja. Air dari orang-orang seperti Rey Bong, Sandrinna Michelle, Emiliano Cortizo, Keisha Alvaro, dan lainnya . -Sebuah sekolah yang menceritakan tentang kehidupan cinta Joko (Rey Bon) dan Ulan (Sandrine Michel) yang penuh dengan tawa, canda dan keseharian remaja. — Sampai suatu hari terjadi sesuatu yang tidak pernah mereka pikirkan. Ketika Ulan mengetahui dirinya hamil, kegembiraan berubah menjadi ketakutan dan kebingungan.

Jiao Ke dan Wulan menghadapi sesuatu yang tidak pernah terpikirkan oleh sepasang remaja. Mereka harus melapor selama 14 tahun.