Reporter Tribunnews.com Bayu Indra Permana-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Gitaris Indonesia Tohpati mengingat saat ia berada di panggung bersama Benny Likumahuwa.

Meskipun dia mengakui bahwa dia jarang melakukan Tohpati bersama di panggung yang sama dengan memori, dia tidak akan pernah lupa, yaitu ketika dia berpartisipasi dalam proyek gitar ketujuh bersamanya.

“Benny dan saya jarang bermain dengan Anda. Saya dulu bermain dengan Paman Benny di acara Gitaris Ketujuh”, Tribunnews menghubungi Tohpati. com, Selasa (9 Juni 2020).

“Saya dulu bermain Bandung dengan Surabaya. Ada 7 gitaris saat itu, kan? Di tahun 2000-an, sepertinya sudah lebih dari 10 tahun,” jelasnya. — Tohpati juga mengatakan bahwa dalam acara tersebut, Benny Likumahuwa tampaknya memainkan bass alih-alih trombon sebagai ciri khasnya.

Membaca: Memperoleh pengetahuan musik dari ayahnya, Barry Likumahuwa bangga menjadi putra Likumahuwa Benny

Membaca: Mengunggah foto dari masa kecil Indra Lesmana berbagi ingatannya dengan Benny Likumahuwa- “Saya jarang berkumpul bersama Mainkan. Topati menjelaskan: “Jakarta, Bandung dan Surabaya hanya memiliki 7 penjaga gitar. Paman Ben bahkan memainkan bass alih-alih trombone. “Dari pers, dia meninggal, semua kelompok. “Dia mengatakan dia terkejut dan kehilangan tubuh Benny Likumahuwa, yang meninggal pada Selasa pagi.

Diabetes dan masalah ginjal yang telah diderita sejak 2018 telah menyebabkan Barry. Ayah Barry Likumahuwa meninggal dunia. — Membaca: Menemani Dwi Sasono ke rumah sakit pusat rehabilitasi narkoba, Widi Mulia: Tanyakan apakah sholatnya sudah selesai.