TRIBUNNEWSMAKER.COM – Masyarakat masih berduka atas kepergian Sapadi Djoko Damon.

Sapadi Djoko Damon meninggal pada hari Minggu, 19 Juli 2020 pada usia 80. Menyebabkan penurunan fungsi organ.

Setelah Sapardi Djoko Damono mengumumkan pengunduran dirinya, ia langsung menjadi populer di berbagai jejaring sosial.

Publik merasa tersesat, tentu saja, keluarga merasa lebih sedih.

Terutama sang putri bernama Bawuk.

• Fakta tentang kematian Sapardi Djoko Damono, penyebab pemakaman hanya dihadiri oleh teman-teman – Fakta-fakta tentang kematian Sapardi Djoko Damono, alasan mengapa pelayat memungkinkan pelayat untuk kembali ke rumah mereka alih-alih kuburan – Dia sendiri Di Gili Extraordinary Cemetery (TPBU) menjawab pertanyaan media, Minggu (07) / 19/2020) .— Sang putra ditanya tentang kenangan tak terlupakan bersama ayahnya.

Berbagi berbagi cerita, ini adalah kisah yang ayahnya tidak bisa lupakan ketika dia tidak mati.

Shake menjelaskan bahwa ketika dia bersama ayahnya, ketika dia ingin mengunjungi pameran buku di Jerman, dia adalah momen yang paling dicari.

Halaman berikutnya ======>