TRIBUNNEWS.COM-Muslim Idul Fitri (Idul Fitri 2020) berbeda untuk Muslim di negara ini karena dirayakan dalam pandemi Covid-19 yang melanda dunia. – Meskipun demikian, umat Islam di Indonesia masih merayakan Idul Fitri bersama keluarga mereka. — Tahun ini, Idul Fitri melakukan doa identitas di rumah.

Namun, beberapa daerah di negara itu masih menggunakan perjanjian Covid-19 yang diharapkan untuk doa jemaat.

Sebelumnya dilaporkan oleh Kompas. com, MUI, NU dan Muhammadiyah mengeluarkan permohonan yang kompak kepada masyarakat meminta mereka untuk berdoa di rumah. Jakarta adalah kota tertinggi keempat di dunia, dan Ari Wibowo mengingatkan orang untuk menghormati Naq – ini sama dengan Fatwa MUI No. 28 tahun 2020 (tentang Perjanjian Takbil dan Idul Fitri selama Idul Fitri). Panduan Doa) Tentang pandemi -19 tahun.

Muhammadiyah (Muhammadiyah) mengemukakan pandangan yang sama dalam surat edaran tentang proposal Idul Fitri selama pandemi Covid-19. Presiden PP Muhammadiyah Haedar Nashir menandatangani surat edaran pada hari Kamis, 14 Mei 2020, menyerukan Idul Fitri untuk berdoa. CI034 / 04/2020 pada 3 April 2020, melibatkan pelaksanaan shalat Talawi dan Idul Fitri selama pandemi virus Coron-19 (Covid-19).

“Prinsipnya sangat jelas. Dalam kegiatan ziarah yang populer, itu adalah ibadah untuk Ramadhan dan ibadah selama Idul Fitri.” Menurut Kompas.com, Robikin Emhas, ketua departemen manajemen harian Tanfidziyah PB Nahdlatul Ulama, mengatakan (14/5/2020) .

Halaman Berikutnya