Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Corona membatalkan dampak Virus Corona di Jakarta dan membatalkan lisensi untuk beberapa konser yang diadakan di ibukota dari Maret 2020 hingga April 2020. Benny Agus Candra, kepala Penanaman Modal Jakarta dan Layanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), mengatakan bahwa setidaknya tiga lisensi konser telah dicabut.

“Dia berkata:” Tiga (konser) telah masuk (izin), tetapi kami sementara ditangguhkan, yaitu kepala di awan, bayi logam dan anak kuda tinggal di Jakarta. “(Kamis, 3 Mei, 2020) kata Benny.-Sejauh ini, pihaknya telah meninjau standar larangan untuk meminimalkan penyebaran virus. Corona di Jakarta.- — Dia juga mengatakan bahwa beberapa kegiatan yang telah dilarang sementara sejauh ini adalah pertunjukan hiburan seni dan budaya, konser musik, festival, dll. “Dia berkata:” Untuk jenis kegiatan lain yang kita pelajari, “dia marah.

Membaca: Shandy Aulia: Sekali lagi bersemangat tentang perawatan bayi

Membaca: Raffi Ahmad Geram, Bayi Syahnaz Sadiqah dan Jeje membuka akun untuk penjualan anak-anak

Membaca: Untuk mencegah coronavirus, larangan Singapura Masuk ke WN Korea, Iran, Italia

Benny berharap dapat menyelesaikan prevalensi virus korona yang baru saja masuk ke Indonesia sesegera mungkin, sehingga dapat segera mengangkat penskorsan kerumunan.

“Saya berharap langkah-langkah pencegahan akan efektif sehingga situasi akan membaik dan mendapat manfaat di bulan April,” katanya.

Seperti kita ketahui bersama, pada konferensi pers yang diadakan pada Senin (2/3/2020), Angi Baswedan, Gubernur DKI, Jakarta mengatakan bahwa partainya akan berhenti sementara melayani kerumunan Masalah kegiatan memungkinkan.