TRIBUNNEWS.COM – Peran artis Tara Basro dipandang sebagai pelanggaran terhadap syarat-syarat bermartabat dari Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) karena foto itu diunggah ke akun Twitter pribadinya @TaraBasro, Selasa (3) / 3/2020)) .

Meskipun foto yang diunggah sekarang telah menghilang, banyak keuntungan dan kerugian terus muncul. Johnny G Plate of Computer Science (Menkominfo) secara efektif mempertanyakan pandangan ini.

Karena dia telah melihat gambar Tara Basro dan mengatakan bahwa tidak ada pelanggaran.

“Siapa bilang itu melanggar undang-undang ITE? Tidak.” Tidak ada yang persis sama, “Kompas.com mengutip Johnny G Plate dari Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (3 Mei 2020) Jepang) berkata

“Evaluasi adalah apakah itu bagian dari seni atau tidak. Dia menjelaskan bahwa jika ini adalah bagian dari seni, itu normal.

Dia juga tidak setuju dengan penghargaan Ferdinand Setu, karena dalam pandangannya, ini adalah sisi lain dari seni.

“Hukumnya seperti ini. Namun, situasi ini berlaku untuk kegiatan yang harus dievaluasi terlebih dahulu.”

“Kamu tidak bisa melakukan ini karena seni berbeda, jadi itu tergantung pada seni.