Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Asosiasi Film Indonesia (PPFI) mendesak semua perusahaan film untuk berhenti syuting untuk jangka waktu tertentu.

Ini untuk mencegah virus Covid-19 Corona Corona yang baru menyebar ke lebih banyak tempat. Menyebar luas.

“Untuk mencegah dan menyebarkan epidemi virus, manajemen pusat Asosiasi Film Indonesia (PPFI) meminta semua perusahaan film, terutama anggota PPFI, untuk sementara waktu menangguhkan semua kegiatan produksi film dan terus memperhatikan semua pemerintah Indonesia untuk menghentikan penyebaran coronavirus. Kebijakan, “kata konten. Letter of Appeal (Kamis (26/3/2020)).

Surat ditandatangani oleh Ketua PPFI Deddy Mizwar dan Sekretaris Jenderal PPFI Zairin Zain kepada produser film Indonesia pada 23 Maret 2020. Semakin banyak di negeri ini Dalam kasus virus korona, perusahaan produksi harus dapat berhenti sementara agar tidak takut sebelum situasi aman.

“Mari kita berdiri berdampingan, bersatu, saling mengingatkan, dan saling menguatkan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi kita semua. Amin. “

Baca: permintaan maaf Ria Ricis meminta maaf atas penembakan selama epidemi virus Corona dan mengatakan dia ingin membantunya.

Baca: Film yang ditolak polisi karena opera sabun anak tiri adalah Sinemart Sikap

di masa lalu, karena popularitas virus korona, yaitu, produksi film Yovis Ben 3, proses pengambilan gambar terganggu.

Karena akun Twitter-nya, sutradara Fajar Nugros mengumumkan bahwa ia akan berhenti merekam film terbarunya .- — “Hari ini, saya memutuskan untuk berhenti menembak” Yowis Ben 3 “dengan produser …”, tulis Farjar Nugros, dikutip oleh Kompas.com, Senin (16/3/2020). — -Fajar Nugros twit kemudian mendapat tanggapan positif dari publik. — Beberapa pengguna internet percaya bahwa tindakan Fajar Nugros sangat cocok karena masalah virus korona.

Selain itu, virus corona telah menjadi pandemi global. – – Artikel ini telah dipublikasikan di Kompas.com dengan judul “PPFI mendorong produsen untuk berhenti memproduksi film untuk mencegah coronavirus”,