Wartakotalive.com reporter Arie Puji Waluyo melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-Kesedihan Karen Pooroe memuncak pada pemakaman putrinya Zefania Carina (6), di blok khusus anak TPU anak Tanah Kusir di Jakarta selatan (Minggu ( 02) 9 September 2020) sore.

Sepertinya Karen Pooroe memegang mahkota salib. Tubuhnya sepertinya tidak memiliki kekuatan. Matanya bengkak.

Dia menyandarkan kepalanya di kursi yang duduk di kursi. Seorang orangtua berusaha menenangkannya.

Tiba-tiba, sebelum makam Zefania Carina dimakamkan di bawah tanah, tangisan Karen Pooroe pecah saat menyirami bunga-bunga. Karen Pooroe berteriak, “Haha … anakku …” Karen Pooroe percaya bahwa anaknya mati karena kelalaian. ?

Baca: Yanti Noor baru saja dimakamkan, dan putranya langsung marah

Baca: Mendengar berita kematian anak polisinya, Karen Pooroe, saya pikir itu tidak benar-Karen Puoro Tiba-tiba menjadi lumpuh. Dia hampir jatuh ke dalam kebiasaan. Beberapa orang tua dengan cepat mencium tubuh Karen Puoro.

Ketika tubuh itu ditumpuk di tanah, teriakan Karen menjadi histeris. Ketika peti mati ditutup, Karen menangis histeris.