TRIBUNNEWS.COM-Fairuz Rafiq tidak menganggap jantung suhu terdakwa sebagai jejaring sosial, juga tidak disebut kasus ikan asin, seperti Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami. Bertobat – Dia juga mengampuni mereka. Dia bahkan berdoa agar dia tidak mengulangi perilaku ini.

Kita tahu bahwa mereka bertiga dituduh merekam ikan asin setelah dilaporkan oleh Fairuz.

“Saya juga berdoa agar mereka benar-benar bertobat di jalan Allah, sehingga tidak ada hal buruk yang akan terjadi lagi,” kata Felluz pada pertemuan itu. Jumat (13/3/2020) di kawasan Kuningan, Jakarta selatan.

Baca: Kepada teman-temannya, Fairuz A Rafiq mengatakan dia tidak membenci Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami – Baca: Kunjungan Fairuz Un Rafiq ke roh putra Rey Utami menyentuh proses hukum-Fairuz memaafkan dirinya sendiri Tiga orang ini. Untuk memaafkan mereka, Felluz juga membutuhkan ketulusan dan kesabaran.

Meskipun demikian, Fairuz terus memperingatkan ketiganya bahwa hukum harus dilanjutkan.

“Tetapi proses hukum sudah dalam proses. Sebagai perusahaan yang sangat baik, proses hukum telah dilakukan sampai maaf, tidak lebih,” katanya. Seorang wanita yang lahir pada bulan Maret 1986 juga berdoa untuk ibu Pablo Benua yang sakit parah.