Reporter Tribunnews.com Jakarta Bayu Indra Permana report-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Ifan Seventeen mengatakan film “Yesterday” disiapkan untuk dua perayaan sepuluh tahun yang digelar Seventeen Group pada Januari 2019. November 2018. Saat itu, manajemen berusia tujuh belas tahun masih berencana membuat film hanya untuk tim internal.

“Sebenarnya film ini (dipersiapkan) sebelum bencana terjadi. Sejak November 2018, kami sudah berkeinginan untuk membuat film. Pada Januari 2019, film dokumenter ini dianugerahkan untuk memperingati ulang tahun ke-20 tahun ketujuh belas. Pada Senin (30/11/2020), film “Yesterday” diputar di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan. Pemuda tujuh belas tahun itu melanjutkan. Ifan melanjutkan: “Ini sudah konferensi dokumenter. Cuma film saja yang internal. Selain itu: Film kemarin sudah dipastikan tayang di bioskop. Ifan Seventeen Laiga

Ifan mengatakan saat itu, pihak manajemen masih bingung tentang akhir dari dokumenter tersebut.

Setelah memastikan bahwa ketujuh belas -Grup anggotanya ada di film Setelah perjalanan di China usai, konser solo diadakan di Ternate, Destiny berbicara berbeda.

Ivan dan rekan satu timnya terkena ombak Tanjung Pelajaran (Tanjung Lesung) Kisah tsunami Desember 2018. Untuk mengakhiri lagi, oh akhirnya kami ingin mengakhiri konser solo di Ternate, tapi kami belum menemukan konsepnya. “, Ivan) Jelaskan .-” Hingga Desember 2018, hasil akhirnya adalah umat manusia memiliki direncanakan, tetapi orang yang akhirnya memberikan kepada pencipta harus, melanjutkan.-Ifan berusia tujuh belas tahun, satu-satunya anggota grup yang masih hidup Film ini kemudian menjadi drama dokumenter.

Film “Ini” dan film Keduanya menceritakan kisah tragedi tsunami yang menewaskan Bani, Andi, dan Herman, dan “Ini adalah film dokumenter. Ini adalah kisah bencana, dan ini adalah kisah kerabat dan cinta,” kata Ivan.

Film “” Yesterday produksi Mahakarya Picture dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 3 Desember 2020.