TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Jefri Nichol tidak menerima putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menyatakan dirinya terbukti melakukan pelanggaran kontrak oleh perusahaan produksi Falcon Pictures.

Hal ini memaksa Jefri Nichol (Jefri Nichol) membayar ganti rugi sebesar Rp 4,2 miliar. –Namun, tampaknya Jefri Nichol menentang untuk memenuhi kewajiban ini.

Baca juga: Dengan Tetangga Jefri Nichol, Pria Ini Sering Bertemu dan Juga Wajib Tinggal Di Sini?

Baca juga: Pecundang Falcon Pictures, Jefri Nichol harus bayar ganti rugi Rp 4,2 M dan langsung naik banding

Jefri Nichol mengajukan banding melalui pengacaranya, Aris Marasabessy, dan menuntut kliennya.

Rabu, 23 Desember 2020, kuasa hukum kami Jefri Nikhol mengajukan banding atas putusan Nomor 171 / Pdt.G / 2020 / PN.JKT.SEL. -Dia merasa klien dalam perkara ini tidak adil Putusan.

Menurut dia, ternyata barang yang saya serahkan menunjukkan bahwa Jeffrey tidak melanggar kontrak.Alasan mengajukan gugatan karena menurut pelanggan kami putusan tanggal 16 Desember 2020 itu berdasarkan pertimbangan dan putusan. Semuanya salah. . “

” Kami, para pengacara, percaya bahwa putusan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan rasa keadilan, karena banyak bukti dasar yang disajikan dalam persidangan tidak dipertimbangkan dengan baik. “

” Faktanya, kami Saya kira bukti yang diberikan dalam persidangan sudah cukup untuk membuktikan bahwa tidak ada bukti. Klien kami diam-diam mengatakan: “kata Aris. ——Ator berusia 21 tahun ini masih mengambil langkah-langkah perdamaian yang meyakinkan. — -Tapi keduanya belum mencapai kesepakatan untuk mengakhiri masalah ini.

“Meski dengan cara ini, pelanggan tetap bisa menjaga komunikasi damai dengan PT. FALCON, selama tidak ada perdamaian, upaya hukum dia pungkas.“ Itu akan terus berlanjut. “(Grid.ID/Rangga Gani Satrio)