Reporter Tribunnews.com Bayu Indra Permana melaporkan-Jakarta Tribunnews.com-Anggota DPRD DKI Jakarta Tina Toon dipotong dan ditempel saat melaporkan keinginan publik atau hasil hiburan elektronik.

Saat mengunggah ke media sosial Instagram, Tina Toon mengklarifikasi bahwa hal tersebut tidak benar.

“Awalnya banyak orang di Twitter, dan media mengatakan bahwa saya menyalin dan menempel berita hiburan elektronik atau keinginan masyarakat 2015,” Tina Toon mengutip unduhan di Tribunnews.com, Minggu (22/11/2020) Kata dalam.

Harap Baca Juga: Mengaku Karya Nyata, Tina Toon Bantah Menuduh Dirinya Mengupah Buta Selama Bekerja dan Disibukkan dengan Sesi Selfie

“Fakta Tidak Benar, Jadi Fakta Ada di ereses.dprd- Di situs dkijakarta, data hiburan anggota DPRD 2014-2019 periode sebelumnya diunggah ke berkas pada 2015 “, sambungnya.

Tina Toon menjelaskan bahwa ia memang salah memasukkan halaman.

Tina Toon memastikan bahwa tidak ada kesalahan di halaman lainnya.

“Jadi halaman 1 sampai 3 adalah dokumen lama, energi yang saya dapat ada di halaman 4, dan seterusnya, tetapi setelah diperbaiki. Menghapus data yang salah, dan sekarang data yang dipasang di situs web sudah benar Dan itu milikku, “Tina Toon menjelaskan.

Baca Juga: Usai Hooking, Tina Toon Buka Suara di Faktur Pembuatan Karya: Masih Bisa Dibatalkan atau Direvisi – “Kalau Bilang Salin dan Tempel Salah, Karena Data yang Tak Disengaja Juga Data 2015, Kemudian fraksi dan daerah pemilihan Jakarta Barat akan berangkat antara tahun 2020, sedangkan individu dan daerah pemilihan akan meninggalkan Jakarta Utara, ā€¯imbuhnya. Dia menuturkan, kejadian itu kemungkinan karena kelalaian staf yang selama ini bekerja di DPRD.