Laporan reporter Wartakotalive.com Arie Puji Waluyo

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bintang dan model film Catherine Wilson (39 tahun) mengajukan permohonan rehabilitasi ke Badan Narkotika Nasional (BNNP) DKI Jakarta. Oleh Penyidik ​​Narkoba Polda Metro Jaya (Jaya.) – Catherine Wilson (Catherine Wilson) akan berada pada Kamis (23/7/2020) di Polda Metro Jaya, Samanggi, Jakarta Selatan. ) Melakukan penilaian rehabilitasi. Manajer Humas Kombes Pol Yusri Yunus menghubungi tim media pada Kamis sore.

“Ya, tes asesmen rehabilitasi sedang dilakukan di Polda,” kata Yusri Yunus.

Usri mengatakan bahwa hasil survei program asesmen rehabilitasi Catherine Wilson tidak akan dirilis. Oleh BNNP DKI Jakarta untuk waktu yang lama. Katanya: “Hasilnya besok.” Bacaan: Setelah menjual jutaan rubel Sabu Rp3 kepada Catherine Wilson, pengedar narkoba menutup nomor ponselnya-Bacaan: Update Catherine Wilson tentang kasus narkoba Wilson, Diampuni karena kehilangan jejak dari pemasok Sha pot-setelah hasilnya dirilis, Yusri Yunus menunjukkan bahwa dia akan membawa Catherine Wilson ke rumah rehabilitasi yang ditunjuk pemerintah. Yunus.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Catherine Wilson alias ditangkap oleh polisi atas dugaan kepemilikan narkoba dan penyalahgunaan narkoba.

Catherine Wilson ditangkap pada hari Jumat di rumah Pangkalanjati di Cinere, Depok, Jawa Barat (17/7/2020) pukul 10.00 WIB .— -Setelah penangkapan, polisi menemukan barang bukti berupa dua jenis ekstrak sabu-sabu seberat 0,43 dan 0,66 gram, sabu atau alat sniffing, dan sebuah handphone di tas sekolah Catherine Wilson. -Dalam kasusnya, Catherine Wilson dianugerahi Undang-Undang Nomor 160 dan Pasal 112 pada tanggal 35 Maret 2009. Hukuman minimum untuk narkotika yang terlibat adalah 5 tahun dan hukuman maksimal 15 tahun.