Reporter Wartakotalive.com Arie Puji Waluyo melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-Aktris Chintami Atmanegara (59) dan putranya Dio Alif Utama bersiap menghadapi proses hukum. Sebelumnya, seorang wanita bernama Deanni Ivanda melaporkan penganiayaan yang dialaminya kepada pihak berwenang pada 8 Agustus 2020. Dio Alif Utama ditetapkan sebagai pelaku.

Deanni Ivanda menuduh Dio Alif Utama menyeret, menendang, dan memukulinya dalam laporannya. Peristiwa tersebut diduga terjadi di kediaman Chintami Atmanegara.

“Sebagai warga negara yang baik, kami (Chintami dan anak-anaknya) akan mematuhi proses hukum,” kata Yasmine Soerahman, pengacara Chintami Atmanegara saat itu. Konferensi pers diadakan di kediaman kliennya di daerah tersebut. Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2020) .

Baca: Anak Chintami Atmanegara Bantah Penjelasan Deanni Ivanda tentang Penganiayaan Dio Alif Utama

Yasmine mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat Polda Jaksel meminta-karena pekan lalu, Chintami tak bisa menanggapi panggilan polisi karena tak bisa bersuara usai operasi permen karet. -Namun ke depan, Chintami akan bekerja sama memenuhi panggilan penyidik ​​Polres Metro Jakarta Selatan jika ada rencana.

Bacaan: Chintami Atmanegara Melaporkan Cerita Anak Deanni Ivanda ke Polisi

Bacaan: Anak Dio Alif Chintami Atmanegara Dikutuk Karena Dianiaya dan Sekarang Menghadapi Ancaman 4 Tahun Penjara-Bacaan: Menolak Mengenali Di Deanni Ivanda adalah korban penganiayaan. Chintami Atmanegara mengemukakan pernyataannya- “Di sini, saya ingin menunjukkan bahwa wartawan juga ingin berpartisipasi dalam hal ini. Detail pemeriksaannya sampai bisa dibuktikan. Katanya. Atau yang disebut persyaratan penganiayaan sudah terpenuhi. Menurut Yasmine, hasil otopsi belum bisa dipastikan, meski bisa dijadikan bukti untuk laporan. Yasmine mengatakan, proses pelaporan dan proses hukum harus memiliki dua alat, dijelaskannya, “Alat bukti, yaitu surat atau alat bukti termasuk hasil otopsi dan saksi. “Sekarang ada proses panjang yang harus dilalui. Kami benar-benar harus melalui proses ini sampai kami tahu apakah penganiayaan itu nyata atau tidak.” – Selain itu, Yasmine Soerahman, yang mewakili Chintami Atmanegara dan Dio Alif Utama, mengatakan bahwa jika laporan tersebut tidak dikonfirmasi, mereka akan Serahkan laporan kepada Deanni Ivanda.

“Jika ternyata tidak ada bukti pelecehan, maka kami (Yasmine Soerahman mengatakan, Deanni Ivanda akan melaporkan dugaan pencemaran nama baik tersebut melalui media elektronik.