Laporan oleh reporter Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Wabah virus Covid-19 atau corona di Indonesia membuat tuan rumah dan bintang film Nikita Mirzani (34) enggan melakukan sesuatu. Tidak hanya itu, dampak epidemi Covid-19 Indonesia atau virus korona mencegah Nikita Mirzani bekerja, dan upah untuk pekerjaan terhambat.

“Belum lama ini, tidak apa-apa untuk menghasilkan uang, dan sekarang tidak ada lagi penghasilan. Sebagian besar bisnis, dan tidak seperti biasanya,” Nikita Mirzani (Nikita Mirzani) mewawancarai di Jakarta. Wanita bernama Niki itu tidak menyangkal bahwa banyak pekerja perusahaan terpengaruh, terutama selama pemecatan.

Namun, nasib ini tidak mempengaruhi karyawan janda Dipo Latief dan Sajad Ukra.

Nikita Mirzani mengatakan dia belum memecat 130 pekerja.

Baca: Karena video topeng N95, karakter viral, ini adalah perkenalan dokter tampan Clarin Hayes

Baca: Nikita Mirzani akan menunjuk seseorang sebagai pemilik penjualan kejahatan dan pembelian bayi. Lihatlah putranya. Di foto itu, “Nicky pernah berbicara dengan 130 karyawan. Nicky mengatakan bahwa mungkin gaji liburan tahun ini (THR) telah dipotong karena pendapatan Nikki sangat sepi,” katanya. -Dia menambahkan: “Pekerjaan Fajar tidak ada. Jika ada sejumlah besar uang,”

Wanita ini bernama Nikita Mirzani Mawardi memberitahunya Pegawai, jika dia masih belum menemukan pekerjaan sampai Mei 2020, dia tidak akan memberikan THR.

“Ini tidak berarti bahwa semua THR dipotong. Bahkan jika tidak ada THR lain yang diberikan, mereka dengan sengaja dihapus dari jabatan mereka. Itu selalu menyenangkan.

Selain itu, Nikita Mirzani Berdoalah agar epidemi Virus Corona di Indonesia menghilang dengan cepat, dan berharap ia dapat kembali bekerja sehingga pekerja mendapat upah penuh dan THR.

“Dalam hal apa pun, kami berdoa agar Indonesia akan kembali secepat mungkin. Amin, “kata Nikita Mirzani.