TRIBUNNEWS.COM-Sidang ujaran kebencian yang diduga dengan terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx (JRX) kembali dilakukan secara tatap muka atau offline.

Sidang Jerinx digelar di Pengadilan Negeri Denpasar pada Selasa (20/10/2020) .

Tim Jaksa Agung dikoordinir oleh Jaksa Penuntut Umum Otong Hendra Rahayu (JPU) memperkenalkan saksi dan ahli selama persidangan. Sekarang tim hukum Jerinx akan memperkenalkan saksi.

Tim hukum Jerinx yang disutradarai oleh I Wayan “Gendo” Suardana menghadirkan empat saksi fakta atau meremehkan fakta.

Kita tahu apa yang dikatakan Gendo sebelumnya: -Pada saat yang sama, Eka Rock mengatakan bahwa dalam persidangan, dia dan Bobby akan menjelaskan karakteristik dan sikap asli JRX SID. Kami hanya ingin menjelaskan seperti apa karakter di JRX. Apa yang dia lakukan, ”jelasnya dalam wawancara pra-sidang.

Eka Rock menjelaskan bahwa peran Jerinx sebenarnya sangat bagus.“ Peran JRX-nya sangat bagus. Kalau tidak, band kami (SID) tidak bisa bertahan, katanya, hingga kini berusia 25 tahun. Kasus ujaran kebencian IDI Kacung WHO masih berlangsung, apakah Rina Nose mendukung pembebasan Jerinx?