Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Pusat Bantuan Darurat Geospasial (ESSC) Esri (Esri) Indonesia meluncurkan portal geografis COVID-19 untuk membantu pemerintah dan masyarakat setempat mengambil tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran virus di negara ini.

Portal geografis COVID-19 adalah sarana informasi kesehatan masyarakat, yang dapat mengintegrasikan informasi dari instansi pemerintah terkait dan melihatnya di dasbor pemetaan dinamis, sehingga pengguna dapat menampilkan gambar sebenarnya dari epidemi ketika kasus tersebut terungkap. .

Penggunaan teknologi geospasial memang sangat cocok untuk digunakan dalam situasi darurat seperti itu.

Sebagai salah satu pembicara dari Esri Introducing Onemap.id & Prevention Act di Indonesia di webinar CoVID-19, yaitu Dr. Fedri Ruluwedrata Rinawan, MD, Ph.D.-Fedri Ruluwedrata, teknologi geospatial membantu simulasi Pergerakan faktor utama epidemi ini, yaitu faktor biologis virus dan aktivitas atau distribusinya.

Baca: Yana Mulyana pulih dari Corona dan mendapati bahwa ia meragukan kondisi fisiknya

Baca: Memindahkan jutaan topeng ke toko online melalui kemasan bekas

BACA: Mantan pecandu narkoba Kalimantan Barat membunuh seorang gadis 16 tahun yang lalu melalui tubuh korban-oleh karena itu, ia mengatakan bahwa harus ada kerjasama antara dokter, ahli teknis, ilmu geospasial, matematika dan bidang ilmiah lainnya Untuk membantu pemerintah merumuskan arahan kebijakan untuk pandemi, teknologi geospasial adalah salah satu alat yang baik untuk kerja sama tersebut. — CEO Esri Indonesia Achmad Istamar mengatakan bahwa saat ini, dashboard portal geografis COVID-19 dapat menampilkan jumlah kasus yang dikonfirmasi, masa perawatan, jumlah kematian akibat epidemi dan jumlah pasien yang telah pulih, serta deteksi COVID -19 Daerah yang terinfeksi.

Dasbor juga menunjukkan banyak transportasi data aset penting tentang ketersediaan, panduan peringatan perjalanan, dan referensi rumah sakit besar ke COVID-19. Dia mengatakan: “Semua data berasal dari lembaga pemerintah seperti Departemen Kesehatan dan Kementerian Transportasi.” Dasbor juga menunjukkan Twitter feed langsung dari lembaga pemerintah yang kompeten seperti Biro Kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia dan Kantor Presiden Jokov.

Baca: Abal, pembersih tangan merajalela selama wabah korona, dokter menjelaskan bagaimana memilih dengan aman

Baca: Mengobrol dengan dokter di Kalimantan Selatan Ini adalah masalah viral Ribuan warga berkonsultasi dengan Corona gratis

Baca: legislator PPP menunjukkan bahwa Covid-19 harus meninggalkan kinerja DPR — “Pada saat-saat seperti itu, semua pemerintah daerah dan masyarakat memperoleh dari pihak berwenang Data dan informasi sangat penting, kata Istamar: “Ketika merencanakan langkah-langkah pencegahan untuk mencegah virus menyebar secara lokal, hal terpenting adalah memiliki portal informasi lengkap, yang akan mencegah penyebaran informasi palsu dan berita palsu. Kurangi krisis kesehatan masyarakat ini. “

Istamar menjelaskan bahwa portal geografis COVID-19 dibangun di atas metode proyek ArcGIS Hub, yang bertujuan untuk mempromosikan partisipasi dan kolaborasi yang lebih besar antara lembaga pemerintah, organisasi nirlaba, dan akademisi .

“Pendekatan ini tidak hanya memungkinkan kami untuk menyediakan visualisasi gambar, tetapi juga menyediakan data, antarmuka pemrograman aplikasi (API) dan layanan bagi publik untuk menggunakan dan membuat aplikasi mereka sendiri tanpa keterampilan pemrograman. Istamar menyoroti pusat SiCOVID yang dimiliki oleh Universitas Indonesia dan pusat COVID-19 yang dimiliki oleh Universitas Malang di Bravaj.Ini adalah contoh luar biasa tentang bagaimana banyak organisasi telah memungkinkan masyarakat untuk mengambil pendekatan inovatif untuk menyelesaikan tantangan yang diciptakan oleh COVID-19 .