Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM report-Juru bicara Kelompok Kerja Perawatan Covid-19 Wiku Adisasmito berbicara tentang definisi baru kematian akibat Covid-19, dan pernyataan itu akan diubah. -Wiku menjelaskan bahwa Indonesia masih mematuhi definisi kematian yang ditetapkan oleh WHO.

Wiku merilis siaran pers perkembangan terapi Covid-19 di program YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (19/9/2020) .

Baca: Ketum Muhammadiyah Serukan Pemerintah untuk Memilih di Daerah Nantinya, jika penyebaran Covid-19 semakin parah, pemerintah harus bertanggung jawab- “Pemerintah Indonesia saat ini menggunakan definisi kematian Covid-19 mengacu pada benchmark WHO dan menjabarkannya dalam KMK HK O1 07 MENKES 4 13 tahun 2020. Prinsip Kasus kematian yang dilaporkan di atas adalah kasus terkonfirmasi Covid-19 ain. Jika itu hanya kasus kemungkinan, itu adalah “Wiku .

” Ada kemungkinan bahwa Covid-19 adalah tersangka ISPA yang serius dengan Covid-19 yang meyakinkan -19 gambaran klinis, dan tidak ada RT PCR suaka, ”ujarnya. Dia menambahkan.

Baca: Jusuf Kalla berterima kasih kepada prajurit TNI atas donor darahnya saat pandemi Coni-19

Wiku juga menyoroti negara-negara yang telah menerapkan definisi tersebut, seperti Indonesia. Amerika Serikat dan Inggris Raya. –Dia menunjukkan bahwa sejauh ini, belum ada pidato tentang mengubah definisi kematian.

Diusulkan oleh Gubernur berasal dari Jawa Timur.