TRIBUNNEWS. Jakarta, pemerintah COM melarang kembalinya ke masyarakat selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 bulan Hijriah.

Penduduk Jabodetabek, daerah di mana pembatasan sosial berskala besar diberlakukan, dan daerah yang termasuk dalam area merah Covid-19 yang menyebar.

“Jadi saya pikir pemerintah daerah dapat mengawasi di sana,” kata Luhart pada konferensi pers setelah Latas, Selasa (21/4/2020).

Baca: Seharusnya ditujukan kepada penduduk yang membutuhkan, ada 10 tempat tinggal mewah di Sunter, bahkan paket Sembako telah dikirim

Karena larangan kembali, tidak akan ada lalu lintas masuk dan keluar dari Jabodetabek, yang mengimplementasikan PSBB Area dan area yang terletak di area merah Covid-19 didistribusikan.

Larangan terhadap transportasi kendaraan logistik.

“Tapi logistik selalu masuk akal,” katanya.

Baca: Salinan putusan BLBI dan Century menjadi bukti pengujian materi Corona Perppu — pemerintah masih mengizinkan orang untuk menerapkan larangan kembali ke kota.

Oleh karena itu, selama larangan pengembalian diterapkan, KRL akan terus beroperasi.

“Namun, pergerakan resmi orang di dalam Jabotabek juga disebut aglomerasi. Kualitas transportasi di Kabotabek sebagai KRL juga akan berperan. Kedua, untuk memudahkan orang, terutama petugas kesehatan, untuk terus bekerja, “Dia menyimpulkan.