JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyerukan perpanjangan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 tahun 2020. -Irwan juga mengutarakan alasan perpanjangan Permenhub.

“Kalau begitu perlu jangan lupa informasikan Pak Doni (Ketua Pokja Percepatan Covid -19) Permenhub 25 itu sampai 31 Mei 2020. Nah kalau kita (daerah) minta ya memang Bisa diperpanjang, ”kata Irwan dalam siaran BNPB, Selasa (26/5/2020). Irwan menuturkan, ini yang ke-25 dan tidak boleh keluar-masuk, barulah masalah di wilayah terkait pengelolaan Covid-19 bisa teratasi. — “Tapi kalau masuk lagi tolong berangkat lagi ya berantakan sekali. Pengalaman yang lalu adalah pulang kampung di Sumatera Barat sebulan kemudian. Katanya ini diukur dari kepadatan kargo di bandara. Hingga sebulan kemudian warga kembali ke kampung yang masih sangat ramai dan air laut surut juga sangat sibuk. Stasiun KRL Jabodetabek banyak penumpang saat lebaran, begitulah penjelasan KCI-oleh karena itu menurut Gubernur Irwan kendaraan dilarang masuk. Mengemudi ke arah sebaliknya adalah keuntungan bersama memperpanjang durasi Permenhub 25.

Irwan menyimpulkan: “Jadi, kalau bisa diperpanjang, itu adalah kepentingan terbaik kami untuk juga membantu masyarakat Jakarta yang bisa tinggal di sini, di arus Bertahan dalam kondisi. “— Baca: Fakta Lengkap Polisi Mengacungkan Topengnya dengan Kekerasan dan Hampir Memukul Orang Saat Melarikan Diri-Sebelumnya, Pemerintah mengeluarkan larangan pulang dari 24 April 2020 hingga 31 Mei 2020. Larangan itu Peraturan teknis Kementerian Perhubungan adalah Permenhub 25/2020.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati pada Kamis malam (23 April 2020) .Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Katanya .

Baca: Sekarang, 7 pelaku yang diduga menyerang petugas Covid-19 di Pekkalongan