TRIBUNNEWS.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas dengan para menteri membahas dampak percepatan penanganan pandemi Covid-19, Senin (13/7/2020). – Pada pertemuan ini , Yokowi menekankan beberapa hal terkait pengelolaan Covid-19 di Indonesia.

Dimulai dari puncak kasus Covid-19 di DKI Jakarta, diperlukan uji PCR skala besar agar seluruh karyawan mengusahakan pentingnya mematuhi kesepakatan kesehatan dalam pandemi Covid-19. DKI Jakarta pada Kompas.com yang mengutip ke-19, Jokowi menyoroti lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini di DKI Jakarta. -Jokowi mengatakan peningkatan itu disebabkan angka positif atau perbandingan jumlah tes dan jumlah tes. Untuk orang yang diumumkan. Dikonfirmasi oleh Covid-19.

“Di Jakarta, rate positif laporan terakhir yang saya terima naik dari 4-5% saat ini menjadi 10,5%,” kata Jokowi.

Kita tahu akhirnya dalam sepekan, kasus Covid-19 yang tercatat di Provinsi DKI Jaka Rta naik tiga kali lipat.

Baca: Jumlah Kasus Covid-19 Meningkat Hingga 2500 Setiap Hari, Ini Jawaban Jokowi

Ditambahkan untuk menangani 344 kasus pada Rabu (7/8/2020) dan Sabtu (11/7/2020) 359 kasus diproses dan 404 kasus diproses pada Minggu (12/7/2020).

“Harap berhati-hati,” jelasnya.