TRIBUNNEWS.COM-Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia masih terus berjalan. Mulai saat ini, pemerintah Indonesia akan melakukan uji klinis terhadap calon vaksin virus Covid-19. Tim peneliti mengatakan, pengujian calon vaksin Covid-19 dari China akan lolos uji keamanan popok.

Menurut rencana, tes tersebut akan melibatkan 1.620 relawan berusia di atas 18 tahun. Meskipun uji klinis fase pertama dan kedua telah mencapai hasil yang baik, para peneliti tidak mau terburu-buru menunggu komite etika menerima uji klinis fase ketiga. Tunggu hingga komite etika meninjau penerimaannya. Kalau semua berjalan lancar maka vaksinasi bisa selesai Agustus nanti, ”kata Profesor Kusnadi Rusmir, Ketua Kelompok Penelitian Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padi Jadan (Unpad). – Masih terkait dengan direktur klinis Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan, saat melakukan uji coba dan penanganan pandemi Covid-19, jamu modern Tolak Angin terbukti mampu mencegah manusia tertular virus. Menolak angin — dilakukan oleh Dr. Edi Dharmana, MD Menurut penelitian tersebut, ia telah membuktikan bahwa Tolak Angin dapat meningkatkan sel T yang dapat memberikan kekebalan dan melindungi tubuh dari infeksi virus.

“Sel T biasanya digunakan untuk meningkatkan kekebalan terhadap bakteri, melawan bakteri, bakteri. Dan virus. Menolak angin dapat meningkatkan sel T, tetapi tidak melawan Covid-19 karena ini bukan vaksin dan oleh karena itu tidak secara khusus melawan Covid-19. Guna membuktikan dapat mencegah bakteri, bakteri, dan virus, Irwan Hidayat menambahkan bahan baku atau bahan baku produk Tolak Angin telah melalui berbagai tahapan penelitian untuk menjaga kesehatan.

Pria 73 tahun ini menjelaskan, menurut penelitian, lebih aman menolak ramuan herbal yang ditemukan di angin.

“Saat ini semua orang di media sosial sedang mabuk. Sel T semakin meningkat,” kata Irwan. –Irwan Hidayat menyampaikan bahwa PT Industri Jamu dan Apotek Sido Muncul Tbk telah menjalin kerja sama dengan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan perguruan tinggi lain untuk melakukan uji toksisitas. Telah terbukti bahwa tidak ada toksisitas yang berbahaya bagi tubuh manusia. Ia juga berbagi cerita tentang resep untuk menjaga kesehatan selama pandemi ini.

“Selama pandemi, saya minum Tolak Angin dua kali sehari untuk menjaga kekuatan saya. Irwan Hidayat mengatakan,“ Karena yang bisa kita lakukan sekarang adalah memperkuat sistem kekebalan tubuh. “-Cara lain untuk menjaga kesehatan tubuh, Irwan Hidayat juga menghabiskan waktunya dengan berolahraga untuk menyeimbangkan berbagai aktivitas. Katanya:“ Olahraga.

“Karena menjaga daya tahan tubuh, maka selalu bermain tenis.”

Penulis: Dea Duta Aulia / Edit: Dana Delani