Reporter Tribunnews.com Jakarta Gita Irawan melaporkan-Dua ahli paru dan dua dokter umum dari RSPAD Jakarta Jatot Sobroto Jakarta akan berpartisipasi dalam menyasar paparan Corona oleh TNI. Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Akademi Militer Bandung (Secapa AD) Jawa Barat, mengatakan tim tersebut berencana untuk mendukung tim peneliti Universitas Airlangga yang berjumlah 7 orang dan Badan Intelijen Negara (BIN). BIN) Studi Uji Klinis Anti Covid-19 Ada 14 Orang.

Baca: Tim Pakar Ajak Klaster TNI Angkatan Darat untuk Belajar

Andika Berharap Lawan Covid-Lewat Bantuan Medis RS Militer Gatot Soebroto , 19 uji klinis dapat diselesaikan dengan lebih mudah dan mudah.

“Rencananya akan dikirim ke beberapa orang untuk bergabung dengan UNAIR dan BIN. Tim peneliti Siliwangi dan LAFIAD (Lembaga Penelitian Apotek Angkatan Darat) yang Andika (Andika) nyatakan dalam rilis 60 detik TNI AD bahwa pelepasan tersebut telah berlalu Akun Instagram resmi TNI AD @tni_angkat_darat, diunggah pada Rabu (2020/7/15) .Brigadir Jenderal Nefra Firdaus dari Badan Intelijen TNI AD menyatakan, hingga Rabu (15 Juli 2020) malam, Petugas Sekolah Alternatif TNI Angkatan Darat (Secapa AD) 160 pasien Covid-19 mulai mendapatkan uji klinis anti-covid-19.Sebanyak 160 pasien diketahui memenuhi syarat uji klinis anti-covid-19 karena telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Nefra menyatakan telah mengikuti makanan dan obat Rencana pelaksanaan uji klinis Biro Manajemen (BPOM) menerima obat dan dosis tertentu.

Baca: Status dan aktivitas terkini pasien Cocap-19 di Secapa AD: Senam rutin hingga berjemur

Selama di Secapa AD Masih ada 948 kasus penderita positif Covid-19.

“Hingga tadi malam, dalam kajian pengembangan obat Anticovid 19 kombinasi antara Universitas Aeronautika dan Astronautika, BIN dan TNI, sebanyak 160 pasien dirawat di Pasien yang positif Covid 19 pada DA menjalani uji klinis berbagai kombinasi obat dan dosis “Pedoman pelaksanaan uji klinis BPOM,” kata Nefra dalam keterangannya, Kamis (16/7/2020).