Reporter Tribunnews.com Srihandriatmo Malau melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Beijing-Rabu (17/6/2020) membatalkan lebih dari 1.000 penerbangan domestik dari dan ke Beijing. Epidemi virus korona atau Covid-19 yang terjadi di Beijing pada Minggu.

Kebijakan ini diadopsi setelah puluhan kasus baru muncul di pasar daging dan sayuran di daerah yang baru dikembangkan di selatan Beijing (14/6/2020).

The South China Morning Post melaporkan bahwa awalnya ada rencana 1.255 penerbangan antara Bandara Internasional Daxing Beijing dan Bandara Internasional Ibu Kota Beijing telah dibatalkan. Ada 19 kasus di ASEAN dan Indonesia dan nol kematian di 3 negara-pada Rabu pagi (17/6/2020), petugas kesehatan mencatat 31 kasus baru infeksi Covid-19, sehingga total menjadi 137 positif. Beijing dan beberapa provinsi di China juga melarang warganya meninggalkan kota. Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menghentikan beberapa moda transportasi pada Selasa (6 Juni 2020) untuk menghentikan penyebaran virus corona ke kota dan provinsi lain.

Di Shanghai, pusat keuangan China, pemerintah meminta turis ke Beijing menjalani karantina selama dua minggu, dan ditemukan 27 kasus baru Covid-19.

Baca: Saat ini 1.031 pasien positif yang tersebar di 34 provinsi didominasi Provinsi Jawa Timur

Puluhan kasus baru Covid-19 muncul di Beijing, memicu gelombang kedua kekhawatiran masyarakat tentang China Kekhawatiran yang mungkin meletus.