Reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman mengatakan bahwa tidak ada pihak yang dapat mengklaim memahami virus corona dan tahu cara menanganinya. Pasalnya, virus ini merupakan virus baru dan sedang diperangi dunia termasuk Indonesia.

“Kami tidak bisa berpura-pura. Tidak ada yang tahu mahkota ini. Ini adalah permainan baru, hal baru sampai batas tertentu,” katanya. Dalam diskusi virtual pada Jumat (6/05/2020).

Oleh karena itu, kata dia, pengambil kebijakan pemerintah pusat dan daerah harus memberikan ruang seluas-luasnya untuk solusi dan diskusi. : Sekjen PMI meminta bantuan logistik untuk menanggulangi wabah Covid-19 di Jawa Timur -pemerintah diminta untuk terus memberikan ruang dialog dengan para ahli untuk menggunakan data yang dimilikinya guna menemukan solusi yang seimbang bagi masalah ekonomi dan kesehatan. Hubungan antar ancaman. Dalam hal manajemen krisis. Oleh karena itu, saling berdialog terbuka dan mendengarkan data ahli, ā€¯ujarnya. Jelaskan data secara ilmiah yang perlu didengarkan oleh pemerintah. Diharapkan pemerintah tidak mengambil kebijakan hanya karena kebijakannya adalah populisme.

Menurutnya, Situasi saat ini membutuhkan adopsi metode ilmiah untuk merumuskan kebijakan. Dia menyimpulkan: “Jangan mengadopsi kebijakan yang tidak didorong oleh data, tetapi metode berdasarkan data yang didorong oleh sains. Yang kita butuhkan bukanlah ahli, bukan metode populis, tapi metode ilmiah. “