TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19-akibat pengelolaan Gubernur Anies Baswedan, kebijakan tersebut sudah diusulkan sejak Januari atau awal tahun ini

– -Dalam hal ini, jumlah kasus baru hingga kematian warga DKI Jakarta merupakan yang tertinggi di antara wilayah lain di Indonesia.

Hingga akhir Mei 2020, tepatnya Sabtu (30 Mei 2020), DKI Jakarta masih menjadi provinsi terbesar. Kasus korban tewas dan jumlah korban.

Menurut Pemprov DKI Jakarta, jumlah kematian berdasarkan Covid-19 adalah 7.128, dan kematian 510. Data dari covid19.go.id pada Sabtu sore. Jawa Timur memiliki 4.414 kasus dan 345 kematian.

Lantas, bagaimana kebijakan Pemprov DKI Jakarta untuk menanggulangi dan mencegah pandemi Covid-19 pada Mei?

Data dihimpun Tribunnews.com dari jakarta.go.id.corona Hingga Sabtu sore, DKI Jakarta memiliki total 25 kebijakan Pemprov, tepatnya pada Mei 2020 hingga 30 Mei 2020. Kebijakan:

1 Mei