TRIBUNNEWS.COM-Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia masih terus berjalan. Mulai saat ini, pemerintah Indonesia akan melakukan uji klinis terhadap calon vaksin virus Covid-19. Tim peneliti mengatakan, pengujian calon vaksin Covid-19 dari China akan lolos uji keamanan popok.

Menurut rencana, tes tersebut akan melibatkan 1.620 relawan berusia di atas 18 tahun. Meski uji klinis tahap pertama dan kedua telah mencapai hasil yang baik, peneliti tidak mau terburu-buru menunggu komite etika melakukan uji klinis tahap ketiga. Tunggu hingga komite etika meninjau penerimaannya. Kalau semua berjalan lancar maka vaksinasi bisa selesai Agustus nanti, ”kata ketua tim peneliti vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padi Jadan (Unpad), Profesor Kusnadi Rusmil. Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan, saat melakukan uji coba dan penanganan pandemi Covid-19, jamu modern Tolak Angin terbukti mampu mencegah masyarakat tertular virus.

Irwan Hidayat menambahkan untuk memastikan hal tersebut pihaknya Pihak PT Industri Jamu dan Apotek Sido Muncul Tbk dari Fakultas Kedokteran Universitas Donegoro (Undip) melakukan uji coba terkait efektifitas “angin penolakan” pada tahun 2007. Dr. Edi Dharmana, MD, mengatakan bahwa Tolak telah terbukti Angin dapat meningkatkan sel T yang dapat memberikan kekebalan dan melindungi tubuh manusia dari infeksi virus. Umumnya digunakan untuk meningkatkan kekebalan kuman terhadap bakteri, bakteri dan virus. Menolak angin dapat meningkatkan sel T, tetapi tidak melawan Covid -19, karena bukan vaksin, jadi bukan khusus untuk Covid-19, ”kata Irwan Hidayat di kantor Sido Muncul, Jakarta, Sabtu (25/7/2020). Guna membuktikan dapat mencegah bakteri, bakteri, dan virus, Irwan Hidayat menambahkan bahan baku atau bahan baku produk Tolak Angin telah melalui berbagai tahapan penelitian untuk menjaga kesehatan.

Lelaki 73 tahun ini menjelaskan bahwa menurut penelitian, ramuan herbal yang terdapat pada angin tolak lebih aman dikonsumsi.

“Saat ini semua orang di media sosial sedang mabuk. Tahukah Anda (Rejection) sudah diteliti. Saya anjurkan agar mengonsumsi produk ini untuk memperkuat kekebalan dan meningkatkan sel T,” kata Irwan. –Irwan Hidayat mengatakan PT Industri Jamu dan Apotek Sido Muncul Tbk telah menjalin kerja sama dengan banyak perguruan tinggi seperti Sanata Dharma di Yogyakarta untuk melakukan uji toksisitas. Ada bukti bahwa rb tidak berbahaya bagi manusia.

Dalam kesempatan yang sama, Irwan Hidayat tak hanya mengungkap ciri “menolak angin”. Ia juga berbagi cerita tentang resep untuk menjaga kesehatan selama pandemi ini.

“Selama pandemi, saya minum Tolak Angin dua kali sehari untuk menjaga kekuatan saya. Irwan Hidayat mengatakan:” Karena itu, Anda boleh menolak mabuk saat sehat, karena yang bisa kita lakukan sekarang adalah memperkuat daya tahan tubuh.

Cara lain untuk menjaga kesehatan tubuh, Irwan Hidayat juga menyempatkan diri untuk menyeimbangkan berbagai aktivitasnya. Olah raga.

“Selalu jaga kekebalan tubuh, jadi selalu bermain tenis,” ujarnya. menyimpulkan

penulis :. Dea Duta Aulia / edit: Dana Delani