TRIBUNNEWS.COM, PAMEKASAN-Malang, Kabupaten Pamekasan Tlanakan, Jawa Timur Penderitaan bayi berusia 40 hari yang terjangkit Covid-19. Di RSUD Pamekasan yang pandai, nyawa bayi tidak bisa diselamatkan. .

Ketua Pokja Penatalaksanaan Pasien Covid-19 RSUD Smart Pamekasan Syaiful Hidayat mengatakan, bayi lahir dengan sehat.

Hal yang sama berlaku untuk orang tua. — Bacaan: BREAKING NEWS 24 Juni: 1.113 kasus ditambahkan, 49.009 pasien positif ditambahkan, dan 19.658 sembuh

Namun, setelah kembali ke rumah, ia menemukan banyak warga datang menjenguk dan menggendongnya.

Setelah beberapa lama, bayi mengalami keluhan seperti itu. Seperti demam, batuk dan sesak nafas. -Karena gejala tersebut, para orang tua selanjutnya diperiksa di RSUD Smart Pamekasan pada tanggal 9 Juni 2020.

Karena gejalanya menunjuk pada Covid-19, tim medis rumah sakit segera merawat bayi itu. Kamar isolasi. Setelah serangkaian tes, bayi tersebut memiliki tes korona positif pada 28 hari.

“Jika kedua orangtuanya negatif setelah pemeriksaan cepat, maka bayinya positif HIV karena diserang warga yang mengunjunginya saat lahir,” katanya.