TRIBUNNEWS.COM-Ini kabar baik bagi para petani dan nelayan Indonesia, dalam waktu dekat mereka akan mendapat bantuan dari pemerintah. -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku dalam conference call terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (28/5/2020), bahwa dirinya telah merumuskan empat rencana insentif yang dapat digunakan di Timur Tengah. Membantu petani dan nelayan untuk melaksanakan pandemi Covid-19

“Saya melihat beberapa rencana besar untuk membantu petani dan nelayan di masa depan. Pandemi ini.”

“Pertama, melalui jaring pengaman sosial Rencanakan, “kata Jokovy dalam kepemimpinannya, mengutip saluran YouTube dari Sekretariat Presiden.

Jokovy memperkenalkan keempat rencana ini secara lebih rinci. Tolong.

Program pertama adalah Jaminan Sosial Internet. -Baca: Apakah Anda ingin memulihkan pariwisata yang normal? Jokowi Minta Prioritaskan Turis Lokal-baca: Jokowi Serukan Tetapkan Standar Baru Industri Pariwisata -Baca: Minta Penegak Hukum Kerja Keras Maksimalkan Alokasi Bantuan Awasi Covid-19- Terkait rencana ini, pemerintah ingin memastikan 270 10.000 petani miskin dan pekerja pertanian, serta banyak program bantuan sosial yang diberikan, telah melindungi 1 juta nelayan dan petani ikan. Jejaring sosial dapat berupa rencana seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai, Bantuan Langsung Tunai, dll. Desa, pengemasan makanan dan program subsidi listrik. Chokovi menambahkan: “Ukuran keluarga yang kurang beruntung termasuk petani dan nelayan miskin.” Program berikut ini melibatkan program subsidi bunga pinjaman.