Laporan wartawan TribunSolo.com Adi Surya Samodra —— Solo TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Kota Solo akan menghentikan sementara kegiatan perdagangan di Pasar Harjodaksino atau Pasar Gemblegan mulai besok (14 Juli 2020).

Penutupan atau penguncian total antrian pedagang yang tinggal di Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo yang meninggal dunia setelah dipastikan positif Covid-19. -19 Solo .

Membaca: Perbedaan istilah virus korona udara, terminologi dan pendapat ahli

Bacaan: Setelah 25 mahasiswa PPDS positif muncul cerita pengguna UNS Corona: Saya khawatir-alasannya kerja Rombongan akan menggelar rapat pada pukul 13.00 di Balaikota Solo WIB.

“Draf rencana penutupan sudah siap dan masih menunggu keputusan penutupan rapat pada sore hari,” kata Heru, Senin (13/7/2020).

Tentang pedagang yang meninggal setiap hari berjualan empo di pasar di Desa Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Solomon.

Penutupan pasar Harjodaksino akan mempengaruhi sebanyak 1.407 pedagang. Pintu akan kita kunci dan petugas cadangan Satpol PP dan perusahaan angkutan akan disiagakan, “kata Heru. Prosedur yang ada,” jelas Heru.

Artikel tersebut di terbitkan di Tribunsolo.com dengan judul “Breaking News: Pedagang yang Meninggal Akibat Covid-19, Pasar Harjodaksino Terkunci Tanggal 14 Juli”