JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Gubernur DKI Jakarta Daniel Baswedan mengimbau masyarakat untuk melaksanakan kegiatan penyembelihan kurban Idul Adha, tidak hanya untuk mematuhi hukum Islam, tetapi juga mematuhi perjanjian pencegahan Covid-19. Masalah Covid-19 adalah panitia hanya berpartisipasi dalam pemotongan hewan kurban dalam jumlah terbatas.

“Sebisa mungkin jangan sampai ramai, apalagi jaga jarak, jadi harus jaga jarak. Anies dalam video tersebut mengatakan:” Kalau jaraknya terlalu jauh, harus kurangi jumlah orang di sana. Diposting di kanal Youtube Pemprov DKI di Jakarta, Senin (27/7/2020).

Baca: Secapa AD Cluster Update 27 Juli: 363 pasien positif Covid-19 dibiarkan-minta dikorbankan Jangan langsung ke rumah jagal, tapi serahkan daging kurban kepada panitia pemotongan. Panitia amanah menyembelih hewan kurban sampai mereka membagikan hewan kurban atau umur hewan kurban yang sudah tua. Insya Allah kita bisa mempercayai mereka, ”ujarnya. Makan segera agar yang menerimanya bisa langsung mengkonsumsinya. Ini diselesaikan Pemprov DKI tahun lalu. Setuju untuk segera makan sehingga mereka tidak perlu memasak dan menimbulkan biaya tambahan. “