Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Dalam epidemi korona atau Covid-19, banyak perusahaan mengalami kesulitan keuangan. -Beberapa orang kehilangan uang. -Beberapa orang hanya membayar setengah dari upah karyawan, dan beberapa orang bahkan harus memberhentikan (api). -Ini berdampak pada ketidakmampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya kepada karyawan, termasuk pembayaran liburan (THR) .- Namun, Menteri Koordinasi Urusan Ekonomi, Airlangga Hartarto, mengingatkan pengusaha untuk membayar pembayaran liburan. (THR) .————————————————————————————————————————————————————— Yang Baca Baca: Jika ada pandemi korona, kisah para karyawan yang terkena PHK tanpa PHK

Baca: Korona yang terkena dampak, 139.288 pekerja di Jakarta dipecat dan dipecat — -Karena membayar THR adalah kewajiban komersial. “Airlangga mengatakan dalam sebuah pernyataan pers tentang hasil pertemuan terbatas dalam persiapan Ramadhan:” “Bisnis (Swasta) mengingatkan bahwa THR diwajibkan oleh hukum dan Kementerian Tenaga Kerja telah menyiapkan masalah terkait THR.” Kamis (2/4/2020) Idul Fitri di Jakarta memberikan penghormatan kepada karyawan, salah satunya adalah keringanan pajak.

“Pemerintah telah menyiapkan dan menyediakan insentif untuk perusahaan termasuk PPh 21. Sejauh ini, ia telah memberikan insentif bagi perusahaan. Industri penerbangan.” Pemerintah juga telah merumuskan peraturan pemerintah untuk menggantikan peraturan 2020. UU No. 1 (Perppu), tentang kebijakan fiskal nasional dan stabilitas sistem keuangan, memberikan dukungan tambahan bagi perusahaan