Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencontohkan virus corona atau pandemi Covid-19 merupakan masalah kesehatan.

P2P Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Menteri Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan kesehatan bukanlah segalanya, tetapi tanpa kesehatan semuanya akan baik-baik saja. /2020).

” Toh tanpa kesehatan, semuanya akan sia-sia. ”Bacaan: Pansus Kesembilan DPR mewajibkan pemerintah pusat dan daerah untuk mengeluarkan satu perintah Covid-19

1990 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Alumni menjelaskan, saat menghadapi Covid-19, masyarakat harus menjadi objek dan objek. Pemerintah Covid-19.

“Jika kita melihat mengapa kita memakai topeng, beberapa orang akan merespon karena mereka tidak ingin didenda, alih-alih memakai topeng karena tidak ingin mengejar topeng,” katanya: “Ini menunjukkan bahwa kita tetap menjaga masyarakat Taruh di masyarakat. Seperti tujuan dari upaya penanggulangan penyakit ini, “jelas Yuri. Sejak awal, dia masih menjadi juru bicara pemerintah untuk Covid-19.

Salah satunya menyangkut kebijakan aktivitas kantor, di mana 50% karyawan dianggap tidak berdaya menghentikan penyebaran Covid-19. .

“Kalau ada orang yang datang ke kantor, itu peran saya yang saya lihat. Misalnya orang yang satu kantor dengan A dan B mengenalnya, kenapa harus memakai topeng dengan dia,” katanya

“Iya, padahal teman saya satu kantor, padahal orang Tangerang, orang Debord, dan orang Bekasi berkumpul di kantor. Atau mereka tidak meminta makan siang, “katanya lagi.