Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Jumeili Direktur Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengatakan jika Covid-menularkan 19. Menurut Jumeri, penutupan itu dilakukan atas kewenangan pemerintah daerah.

“Misi pemerintah daerah adalah menghentikan kegiatan belajar mengajar tatap muka dinas pendidikan di daerah. Jumeri mengatakan di Metro TV, Kamis, 20 Agustus 2020:“ Di sekolah ada cluster, dan sekolah harus diisolasi. Itu ditutup dan tindakan darurat diambil sesuai dengan protokol standar Covid -19. “Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk melakukan pembelajaran tatap muka di area hijau dan kuning. Pengawasan dilakukan oleh pemerintah kota dan provinsi secara bertahap. UE membahas pembelian 225 Jumeri,” kata: “Juta dosis vaksin Covid-19

“PAUD, SD, SMP diawasi oleh Pemkot, sedangkan SMA dan SMK diawasi oleh Pemprov.” Dia meminta pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan jejaring kesehatan daerah untuk memantau kesehatan para terdidik.

Seperti kita ketahui bersama, pemerintah akhirnya mengizinkan sekolah di Yellow District untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Tahun panduan akademik baru dan tahun ajaran baru selama pandemi Covid-19.