Laporan dari tribunnews.com dari Danang Triatmojo, Jakarta-Tribunnews.com, Jakarta-Pada 30 Mei 2020, ada 7153 kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta, yaitu 98 kasus.

Jumlah pasien di bawah pengawasan (PDP) meningkat sebesar 109 kasus, sementara jumlah personil pemantauan internal (ODP) meningkat sebanyak 1.400 kasus.

Data ini dikompilasi ke Tribunnews.com di situs web Corona. jakarta.go.id, 21.07 UTC.

Kepala Dinas Kesehatan DKI di Jakarta, Wadyyastuti menjelaskan rincian 7153 kasus yang dikonfirmasi, membenarkan bahwa 2003 dinyatakan sembuh dan 519 meninggal. Masih ada 2.723 orang menunggu hasil tes laboratorium.

Baca: Kunci keberhasilan manajemen Covid-19 di Vietnam, alih-alih menunggu Organisasi Kesehatan Dunia untuk menunda kegiatan kunjungan warga negara Tiongkok.

“Sampai saat ini, kami telah melaporkan bahwa 1.848 pasien masih dirawat di rumah sakit, sementara 2.783 telah” diisolasi di rumah “, Vidiatuti mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (30 Mei 2020).

Untuk total jumlah pasien ODP, sebanyak 14.924 orang, PDP adalah 10.068 orang. Meskipun 18.371 orang tidak memiliki gejala.

Pada 29 Mei 2020, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memeriksa total 146.007 sampel PCR. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus melakukan uji co-19 cepat dengan tingkat positif 4%. Dari 141.682 orang yang diuji, 136.007 dinyatakan tidak responsif, dan 5.675 dinyatakan tidak responsif 19 orang .– – Untuk pasien yang dinyatakan reaktif, sampel PCR akan dilanjutkan. Jika terbukti positif lagi, rujuk pasien ke bangsal atlet, rujukan ke rumah sakit, atau bahkan isolasi di rumah. “Untuk masyarakat, kami mengimbau Anda untuk selalu memperhatikan prosedur kesehatan. Prosedur ini membutuhkan penggunaan masker, pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air keran atau menggunakan pembersih tangan, jaga jarak minimum 1,5 hingga 2 meter, dan tetap aktif di rumah, “pungkasnya.