TRIBUNNEWS.COM-Ganjar Pranowo, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, menyatakan penerapan sistem biasa baru di Provinsi Jawa Tengah masih menunggu pengurangan kasus Covid-19.

Ganjar menjelaskan bahwa tujuan sekarang adalah mengurangi jumlah kasus Covid-19 pada kurva yang ada.

“Kita mengacu pada kurva kita, jika nanti kurva bisa dikurangi dan cukup kuat dan hampir menyentuh dasar, maka kita buka,” kata Ganjar dalam wawancara di Kompas TV, Kamis (28/5/2020). .

Ngomong-ngomong, pihaknya juga ingin menyiarkan informasi tentang normal baru kepada publik. . Kesalahpahaman tentang normal baru ini menyebabkan kasus korona kedua. Pengaturan virus untuk jenazah ABK Indonesia-oleh karena itu, dia masih berkomunikasi dengan pelaku ekonomi di tempat-tempat komersial (seperti pusat perbelanjaan, pabrik). Dan lain-lain.

“Suka atau tidak suka, suka atau tidak, suatu saat kita akan mengembangkan kebiasaan baru, jadi kita harus siap, dan stakeholders harus mendukung keadaan ini,” jelas Ganjar .

Berdasarkan data Pemprov (Pemprov) hingga Kamis (28/5/2020), terdapat 1.394 kasus positif Covid -19 di Jawa Tengah. – Sebanyak 658 orang telah menerima pengobatan ini, dari pasien yang dipantau, lebih dari 1.400 masih dalam pengawasan.