TRIBUNNEWS.COM-Belum lama ini, Presiden Jokowi mengatakan masyarakat harus hidup damai dengan Covid-19.

Yokowi mengungkapkan bahwa Indonesia akan memasuki tatanan hidup baru (new normal). — Selanjutnya, apa arti normal baru?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia merilis padanan kata “normal baru” dalam bahasa Indonesia melalui akun Instagram resminya.

“Istilah” normal baru “dalam bahasa Indonesia adalah padanan, yaitu” normal “dan” baru “, tulisnya dalam pernyataan unduhannya.

Bacaan: Daftar Dokumen Liburan ke Bali di Era Normal Baru

Bacaan: Kritik Atiqah Hasiholan Dalam Normal Baru, Putri Ratna Sarumpaet Diakui Bukan Kasusnya

Menurut Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Menurut Biro Pengembangan dan Pengembangan, standar baru adalah standar baru yang artinya tidak pernah ada. — “Pandemi corona memaksa masyarakat beradaptasi dengan standar baru, seperti memakai masker saat berada di luar rumah. Saat di luar rumah, sering-seringlah mencuci tangan dan jaga jarak tertentu di tempat keramaian,” tulis@kemdikbud.ri menulis.

Sementara psikolog Yuli Budirahayu menghubungi Tribunnews.com, Rabu. (20/5/2020) menjelaskan bahwa “normal baru” adalah perubahan perilaku yang dapat melanjutkan aktivitas normal, namun implementasi kesepakatan kesehatan dapat mencegah penyebaran Covid-19.

Yu Li menunjukkan bahwa untuk mengurangi risiko penyebaran virus, dia mengadopsi gaya hidup yang berbeda.

“Ya, mengadopsi gaya hidup yang berbeda, seperti bekerja tapi selalu cuci tangan pakai sabun saat keluar rumah pakai masker di rumah,” kata Yu Li.