Liputan Tribunnews.com Fahdi Fahlevi-JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Alodia Ardianti Kurnia, Anggota Relawan Covid-19 (Recon) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengulas pentingnya menata pemberitaan terkait Covid-19.

Alo adalah relawan Recon dan juga aktif mengikuti Pusat Informasi dan Koordinasi (Pikobar) Covid-19 Jawa Barat.

Dia adalah anggota tim konten PIKOBAR.

Tugas tim adalah mengumpulkan dan menyortir informasi dari media sosial dan situs video.

Informasi yang difilter akan dikelola oleh tim West Java Digital Services (JDS) dan Humas (Humas) Jawa Barat untuk disebarluaskan di situs dan aplikasi PIKOBAR. , Anis Matta: Masyarakat Dalam Kondisi Frustasi-Bacaan: Ayu Ting Ting Takut Takut Jarum dan Berani Jaga Wajah Mulus – Baca: Mantan Jokowi yang Kami Umumkan -Maruf Amin Relawan

Arro mengatakan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/8/3030): “Sebagai pengumpul, sebaiknya kita membaca informasi ini terlebih dahulu, terlepas dari apakah informasinya benar atau ada sumbernya. Surat. “Kirim ke Recon.

Alo mengatakan pihaknya selalu memantau segala hal terkait pandemi Covid-19.

Pihaknya selalu mengklasifikasikan dan memantau berita, apakah benar atau tidak. Teman-teman yang pulang bisa melihat isi dari iseng-iseng relawan tersebut, ”ujar Alo.

Kegiatan relawan PIKOBAR dilakukan secara online di rumah masing-masing.

Mereka masih bisa melakukan hal lain dengan selalu berkomunikasi dengan tim PIKOBAR Aktifitas agar dapat digantikan sementara oleh anggota tim yang lain.

“Selama pandemi masih berlangsung, mohon ikuti prosedur kebersihan. Jangan sampai kita lalai dan tidak menunda pandemi yang akan membahayakan orang-orang di sekitar kita. Terus terapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. 1 hingga 31 Agustus 2020.