JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Maraknya kasus positif Covid-19 belakangan ini membuat Ketua MPR Bambang Soesatyo khawatir. Jumlah kasus harian di seluruh Indonesia meningkat lebih dari 1.000 kasus.

Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, menyarankan penambahan rumah sakit khusus Covid-19. Upaya paling kritis untuk menangani pandemi COVID-19 adalah menyediakan sarana dan prasarana medis, terutama dengan rumah sakit khusus COVID-19. Saat ini, kapasitas rumah sakit yang ada tidak cukup untuk menampung jumlah pasien yang membutuhkan, “kata Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (14/6/2020). -Bamsoet mengatakan, menambahkan:” Perlu juga rumah sakit khusus untuk mempercepat COVID. -19 pengobatan.

Tentunya dengan berbagai alasan dan pertimbangan, rumah sakit khusus ini terpisah dari rumah sakit yang melayani pasien. Berbicara tentang Achmad Yurianto, grup yang berdedikasi untuk mempercepat penanganan COVID-19, rumah sakit spesialis ovid-19 saat ini hanya menyumbang 60% dari total kapasitas.

Selain itu, katanya, sayangnya pasien Corona juga ada di kota.

Baca: Ibu dan Bayi Positif Mahkota Umur Dua Bulan Diduga Tertular dari Nenek yang Bekerja di Pabrik Rokok

“Tingkat okupansi rumah sakit di Indonesia sekitar 60%. Di Surabaya, katanya rumah sakit lapangan ada Sebanyak 50 orang menyiapkan sebanyak 500 tempat tidur baru, dan pasien COVID-19 tidak berkumpul di satu kota.Selain itu, Yuri juga mengatakan meski semuanya penuh vitalitas, menurutnya, semua pihak menjawab pertanyaan. Waktu harus realistis.

“Semuanya dinamis, tapi juga harus realistis,” kata Yuri.