Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus Jakarta TRIBUNNEWS.COM menyatakan bahwa Program Imunisasi Nasional dapat menghambat upaya untuk menghentikan pandemi Covid-19. -Dia Mengatakan bahwa vaksin harus digunakan secara adil dan efektif. Salah satunya melalui proyek vaksin COVAX global.

Tedros mengutip laman Reuters, Sabtu (5/9/2020), menyebutkan bahwa 78 negara kaya telah bergabung dalam rencana global distribusi vaksin COVAX, sehingga totalnya menjadi 170 negara / kawasan. . — Tedros juga mendesak negara lain untuk bergabung dengan fasilitas tersebut sebelum 18 September 2020, sebagai komitmen yang mengikat. Tedros mengatakan: “Namun menurut Tedros, beberapa negara sudah mendapatkan pasokan vaksin untuk negaranya sendiri melalui perjanjian bilateral, seperti Amerika Serikat. Vaksin hanya dapat digunakan selama 6 bulan, dan vaksinasi massal harus dilakukan secara bersamaan. Untuk menghindari penyebaran lanjutan- “Negara-negara ini telah mengkonfirmasi bahwa mereka tidak akan bergabung dengan COVAX. Nasionalisme vaksin akan memperpanjang durasi epidemi, bukan memperpendek durasi epidemi. Tedros berkata: “Di beberapa negara.” Tedros juga mengatakan bahwa kelompok prioritas akan divaksinasi. Yang pertama adalah tenaga kesehatan, lansia dan penderita penyakit tertentu.