JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Dr. Reisa Broto Asmoro, tim komunikasi publik yang mempercepat pengerjaan Covid-19, mengatakan menurut hasil riset yang dipublikasikan di jurnal ilmiah The Lancet, protokol jarak fisik bisa mengurangi penyebaran Covid-19 hingga 85%. . -Dalam diari, menurut dr Reisa jarak aman antar manusia adalah 1 meter.

“Ini langkah preventif terbaik untuk mengurangi risiko hingga 85%,” kata Reisa kepada Covid-19 Task Force Media Center Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Graha di Jakarta, Rabu (6/6/2020). Mempercepat pemrosesan. — Menurutnya, cara paling efektif menjaga jarak sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19 adalah dengan mengurangi laju transmisi atau laju penularan.

Apalagi di tempat umum, seperti kondisi jalan raya. Transportasi umum

— Seperti yang kita ketahui bersama, virus SARS-CoV-2 disebarkan melalui tetesan atau percikan air liur. Gunakan transportasi umum.

Baca: Kisah inspiratif Chris John: Dari seni bela diri hingga akhir bahagia dari petinju profesional

“Virus korona baru yang menyebabkan Covid-19 disebarkan melalui tetesan atau tetesan, yang bersifat wajib Ia menjelaskan, biarlah setiap orang menggunakan masker, apalagi saat menggunakan transportasi, jika memang harus demikian, sebaiknya segera cuci tangan.