Reporter tribunnews.com Danang Triatmojo-Jakarta, laporan TRIBUNNEWS.COM-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan bahwa daerah yang bisa mengadopsi standar baru harus memiliki standar tertentu. Kurang dari 1.

Seperti kita ketahui bersama, DKI Jakarta merupakan salah satu wilayah yang dibahas dan paling mudah menerapkan standar baru.

Bacaan: Selama pandemi COVID-19, pemerintah sedang menyiapkan rencana imbal hasil tinggi- “Jumlahnya berfluktuasi sekitar 1,” kata Widyastuti kepada wartawan, Kamis (28 Mei 2020).

Iia menjelaskan bahwa nilai Rt bukan satu-satunya indikator untuk menetapkan standar baru di suatu daerah, tetapi masih banyak indikator lainnya.

Saat ini Kementerian Kesehatan sedang mempersiapkan indikator yang dapat digunakan sebagai standar untuk penerapan standar baru di Indonesia. : Bicaralah dengan Akal Sehat Baru (Sophia Latjuba): Karena saya belum jelas, saya belum siap- “Karena banyak indikator yang bisa digunakan untuk merumuskan kebijakan guna mengatasi atau mengendurkan atau memperkuat pembatasan. Saat ini tim Kementerian Kesehatan sedang membicarakannya.” Widyastuti menjelaskan, Pemprov DKI akan mengacu pada indikator yang ditetapkan Kementerian Kesehatan untuk menentukan penerapan standar baru.