Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya menyebut setidaknya ada dua sanksi yang dijatuhkan polisi kepada warga yang tidak memiliki Surat Izin Masuk DKI Jakarta (SIKM). — Ini mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Sambodo Purnomo Yogo menyatakan, sanksi pertama terhadap warga yang tidak bisa menunjukkan SIKM saat masuk atau keluar DKI Jakarta akan diminta kembali ke instruksi. Warga dengan SIKM diizinkan untuk melintasi perbatasan.

“Bagi yang tidak punya SIKM dan masuk Jakarta, dendanya 2. Pertama, dia berbalik. Makanya, kalau hanya satu orang yang punya SIKM, Sambodo mengatakan kepada wartawan bahwa Selasa (26 Mei 2020), ada mobil Mobil, pilihan seseorang untuk keluar dari mobil dikembalikan padanya. Berangkat kerja dan pulang-orang kedua tanpa SIKM tetap memaksa diri keluar masuk Jakarta. Oleh karena itu, orang tersebut harus terlebih dahulu dikarantina di lokasi yang ditentukan pemerintah selama 14 hari. Covid- 19 DKI Jakarta. Ia menyimpulkan pilihannya hanya ada dua. SIKM Jakarta DKI dilakukan di level yang berbeda. Warga negara tanpa SIKM harus melewati minimal 3 ruang jaga yang disiapkan polisi. SIKM wajib bagi warga untuk keluar atau masuk Jakarta Persyaratan mutlak.