Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 dan Ketua Komite Manajemen Pemulihan Ekonomi Erick Thohir mengatakan sebanyak 1,5 juta tenaga medis akan dikerahkan untuk memvaksinasi Covid-19. -Menurutnya, pemerintah saat ini memprioritaskan vaksinasi massal melalui vaksin. Covid-19 akan dimulai pada awal 2021.

“Kami akan mulai pada awal 2021, tetapi jika memungkinkan pada awal Desember 2020, kami dapat mulai menggunakan vaksin saat vaksin sudah siap,” kata Erick pada konferensi pers virtual, Kamis. (3/9/2020). – Erick juga mengatakan 1,5 juta tenaga medis termasuk dokter, perawat, bidan dan lainnya akan divaksinasi terlebih dahulu.

Baca: Erick Thohir: 93 Juta Warga Indonesia Dapat Program Vaksin COVID -19 Gratis- “Ini karena mereka akan turun ke TKP untuk memvaksinasi masyarakat, jadi harus divaksinasi dulu,” kata Erick.

Jika bahan baku untuk vaksin sudah bisa diproduksi, lanjutnya. Erick kemudian menggunakan daftar prioritas untuk menentukan data yang akan divaksinasi terlebih dahulu, karena dokter dan perawat sangat menonjol.

“Tidak hanya pertama, dokter dan perawat yang memasuki bidang ini juga akan mendapatkan vaksin gratis dari pemerintah,” kata Erick.

Pada langkah selanjutnya, Erick juga menjelaskan bahwa data dokter dan perawat yang akan mendapatkan vaksin terlebih dahulu berasal dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Nasional Perawat Indonesia (PPNI). Ke berkata: “Kami telah mengintegrasikannya dan akan mempromosikannya dalam rencana vaksinasi 2021.