Laporan reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga mengomentari batasan biaya maksimal virus corona atau angka deteksi cepat Covid -19, yakni senilai Rp 150.000. Ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. -Menurutnya, yang terpenting masyarakat mampu membayar biaya tes antibodi terhadap Covid-19. Tindakan Respon – Melihat situasi pandemi saat ini, banyak partai politik yang menghadapi kesulitan ekonomi.

Karena pemerintah daerah (seperti Pemprov DKI) masih memberlakukan hasil pemeriksaan cepat sebagai syarat masuk dan keluar ibukota. Liza mengatakan kepada wartawan, Jumat (10 Oktober 2020). Ya, ini adalah deteksi cepat dan PCR.

“Maaf, tidak ada rumah sakit yang melakukan rapid testing, PCR atau produk mahal lainnya,” ujarnya.

“Sekarang saatnya, tutup Riza.” Sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah menetapkan tarif tes antibodi cepat maksimal Rp 150.000. -Peraturan tersebut memuat nomor pemberitahuan HK.02.02 / I / 2875/2020, dan tarif maksimal pemeriksaan cepat antibodi membatasi informasi kesehatan dan hasil uji cepat antibodi saat membeli tiket.