TRIBUNNEWS.COM-Peneliti dari Universitas Oxford mengungkap temuan terbaru soal virus corona.

Dr. Tom Jefferson, seorang ahli di Oxford University Center for Evidence-Based Medicine (CEBM), mengatakan bahwa virus corona mungkin telah ada sejak lama. Dunia, dan tidak ada aktivitas selama bertahun-tahun.

Covid-19 dinilai harus menunggu kondisi lingkungan yang mendukung hingga akhirnya muncul.

“Saya pikir virus sudah ada di mana-mana. Kita dapat melihat bahwa virus tersebut tidak aktif dan kemudian diaktifkan oleh kondisi lingkungan,” kata Jefferson dalam laporan The Telegraph.

Jefferson menambahkan, “Agen virus ada dimana-mana dan tidak bisa kemana-mana .

Baca: Kalung kayu putih tidak bisa memberantas Covid-19 tapi menghambat penyebaran virus corona

Baca: 239 ilmuwan Virus Corona diklaim sebagai Airbone dan dapat ditularkan melalui udara.

Penelitian juga menunjukkan bahwa virus corona tidak berasal dari China. Virus tersebut sudah ada di tempat lain sebelum muncul di Asia.

Air limbah di seluruh dunia Zhongjun telah mempelajari jejak-jejak virus. Virus korona dari Neanderthal yang belum pernah dirilis berkembang sekitar 60.000 tahun yang lalu.

Perkembangan virus ini terlambat beberapa tahun , Dan dapat ditemukan pada gen manusia di beberapa negara.