Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ketua Komisi Eliminasi (KPK) Firli Bahuri berada di Gedung Merah Putih KPK Gedung C1 ACLC Kavling dan Senin (8/6/2020) di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

Pemeriksaan dilakukan untuk memverifikasi dan memastikan diterapkannya era normal baru di fasilitas penahanan cabang KPK sesuai prosedur kesehatan, sehingga dapat mengurangi dan memprediksi penyebaran virus Covid-19.

“Seperti disebutkan sebelumnya, 48 narapidana di Rutan Cabang KPK melakukan rapid test terhadap 45 narapidana, dan hasilnya negatif.” Kata juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (6/8/2020). Hari) .

Baca: Kabar Terkini Terupdate Corona 8 Juni: Penambahan 847 Kasus, Sebanyak 32.033 Penderita Positif, dan 10.904 Kasus Sembuh-Sekaligus, Ali Menuturkan Jadwal Semula Ditunda Hingga Hari Ini Selasa, 9 Juni 2020.

“Karena napi punya catatan harian jadwal persidangan di Pengadilan Tipikor Pusat di Jakarta,” kata Ali.

Sebelumnya, Tentara Pembebasan Kosovo mulai menerapkan kebijakan konvensional baru atau kebijakan adat baru pada Jumat (6/05/2020). Pimpinan KPK mengeluarkan kebijakan normal baru dalam Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2020 pada 3 Juni 2020, yang mengatur tentang penyesuaian sistem kerja di lingkungan KPK sekaligus mencegah penyebaran Covid-19. Penjabat juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan dalam siaran persnya pada hari Jumat: “Untuk menegakkan pencegahan dan penuntutan persentase tertentu dari kejahatan korupsi aktual, dan selalu memperhatikan perjanjian kesehatan pemerintah,” 2020 6 Juni 2016) Sistem kerja yang diterapkan adalah mengembalikan jam kerja di lingkungan KPK ke jam kerja normal, selanjutnya realisasi penggunaan sistem absensi adalah 50-50 yaitu 50% dari pekerjaan kantor (B DK ) Dan 50% bekerja dari rumah (BDR).

“Bagi karyawan yang telah menetapkan jadwal BDK, mereka harus mematuhi peraturan kesehatan, seperti memakai masker, evakuasi fisik dari tempat duduk di tempat kerja, mencuci tangan secara teratur dan tindakan kesehatan lainnya di ruang mesin atau lift untuk mencegah Covid -19 menyebar, “kata Ali.